Kamis, 19 Juli 2012

KELAINAN DAN PENYAKIT PADA SISTEM SARAF MANUSIA



Sebelumnya gue sudah ngebahas tentang kelainan dan penyakit pada sistem ekskresi. sekarang gue mau share tentang kelainan dan penyakit pada sistem saraf manusia.

Selamat membaca.....

1.      Epilepsi

Epilepsi merupakan penyakit yang dicirikan dengan adanya serangan pada neuron motorik atau neuron sensorik secara berulang-ulang. Akibatnya, otot-otot rangka berkontraksi berulang-ulang tanpa disadari.
Otak kita terdiri dari jutaan sel saraf (neuron), yang bertugas mengoordinasikan semua aktivitas tubuh kita termasuk perasaan, penglihatan, berpikir, menggerakkan [otot].
Seseorang dapat dinyatakan menderita epilepsi jika orang tersebut telah setidaknya mengalami kejang yang bukan disebabkan karena alkohol dan tekanan darah yang sangat rendah. Alat bantu yang digunakan biasanya adalah :
  • MRI (Magnetic resonance imaging) Menggunakan magnet yang sangat kuat untuk mendapatkan gambaran dalam tubuh/otak seseorang. Tidak menggunakan Sinar-X. MRI lebih peka daripada CT Scan.
  • EEG (electroencephalography) alat untuk memeriksa gelombang otak.

Pada penderita epilepsi, kadang-kadang sinyal-sinyal tersebut tidak beraktivitas sebagaimana mestinya. Hal ini dapat diakibatkan oleh berbagai unsur-unsur, antara lain :
·         Trauma kepala (pernah mengalami cedera di daerah kepala)
·         Tumor otak
Umumnya epilepsi mungkin disebabkan oleh :
·         Kerusakan otak dalam proses kelahiran
·         Luka kepala
·         Pitam otak (strok)
·         Tumor otak
·         Alkohol
Kadang-kadang, epilepsi mungkin juga karena genetika, tapi epilepsi bukan penyakit keturunan. Epilepsi dapat diatasi dengan pemberian obat-obatan anti epilepsi. Misalnya, phenytoin dan carbamazepine.

2.      Alzheimer

Alzheimer merupakan penyakit kehilangan kemampuan untuk peduli terhadap diri sendiri. Penderita Alzheimer kehilangan kemampuan untuk mengingat peristiwa yang baru saja terjadi. Mereka kemudian menjadi :
·         Bingung dan pelupa
·         Sering mengulang pertanyaan-pertanyaan yang sama
·         Tersesat ketika berada di tempat-tempat yang sering mereka kunjungi
Penyebab Alzheimer belum diketahu secara pasti. Namun terdapat factor pemicu timbulnya Alzheimer. Faktor-fator pemicu tersebut misalnya seejarah pernah terjadinya luka di kepala dan factor keturunan. Orang yang berisiko mengalami Alzheimer adalah :
·         Pengidap hipertensi yang mencapai usia 40 tahun ke atas
·         Pengidap kencing manis
·         Kurang berolahraga
·         Tingkat kolesterol yang tinggi
·         Faktor keturunan - mempunyai keluarga yang mengidap penyakit ini pada usia 50-an
Penderita Alzheimer diberi obat-obatan untuk mengembalikan kemampuan system sarafnya. Selain itu, penderita Alzheimer sebaiknya dijaga dan dirawar dengan baik.
Menderita penyakit Alzheimer dapat dicegah dengan cara :
·         Mengonsumsi minyak ikan
·         Berolahraga rutin
·         Mengisi teka teki silang adalah aktivitas yang disebut-sebut bermanfaat bagi otak.

3.      Parkinson

Penyakit Parkinson adalah penyakit degeneratif syaraf yang pertama ditemukan pada tahun 1817 oleh Dr. James Parkinson. Dengan adanya tremor pada saat beristirahat, dapat mengalami kesulitan untuk memulai pergerakan dan kekakuan otot.
Parkinson disebabkan antara lain oleh :
·         karena virus (suatu infeksi yang menyebabkan peradangan otak)
·         Obat-obatan atau racun mempengaruhi atau menghalangi kerja dopamin di dalam otak
·         Sel-sel saraf pada ganglia basalis (suatu tempat yang berada di dalam otak) mengalami kemunduran sehingga pembentukan dopamin berkurang dan hubungan dengan sel saraf dan otot lainnya juga lebih sedikit
Gejala-gejala penderita Parkinson antara lain :
·         Tremor (gemetar) tangan ketika sedang beristirahat, tremor akan berkurang jika tangan digerakkan secara sengaja dan menghilang selama tidur
·         Penderita mengalami kesulitan dalam memulai suatu pergerakan dan terjadi kekakuan otot
·         Penderita mengalami kesulitan dalam melangkah dan seringkali berjalan tertatih-tatih dimana lengannya tidak berayun sesuai dengan langkahnya
·         Wajah penderita menjadi kurang ekspresif karena otot-otot wajah untuk membentuk ekspresi tidak bergerak
Penyakit Parkinson bisa diobati dengan berbagai obat, seperti levodopa, bromokriptin, pergolid, selegilin, antikolinergik (benztropin atau triheksifenidil), antihistamin, anti depresi, propanolol dan amantadin.
Tidak satupun dari obat-obat tersebut yang menyembuhkan penyakit atau menghentikan perkembangannya, tetapi obat-obat tersebut menyebabkan penderita lebih mudah melakukan suatu gerakan dan memperpanjang harapan hidup penderita. Faktor genetik tidak memegang peran utama, meskipun penyakit ini cenderung diturunkan.
4.      Stroke

Stroke adalah penyakit padasistem syaraf pusat ( otak ) yang ditandai dengan gangguan pada peredaran darah, baik itu karena sumbatan pembuluh arah maupun pendarahan ( pecahnya pembuluh darah ) di otak sehingga menyebabkan gangguan anatomo dan fisiologi otak.
Faktor-faktor penyebabnya :
·         Tekanan darah tinggi
·         Penyakit jantung
·         Kencing manis


Gejala awal penyakit dimulai dengan kesemutan selsisi tubuh disertai atau tanpa disertai  bicara cadel ( pelo ) yang kadang-kadang hilang timbul tetapi cenderung bertambah berat sampai terjadi lumpuh sesisi tubuh. Penderita seperti ini harus segera dibawa ke rumah sakit untuk tindakan medis.
Penyulit penyakit terjadi apabila sampai terjadi penurunan kesadaran ( koma ) yang memberikan hasil akhir yang merugikan.
            Cara pencegahan penyakit stroke yaitu :
·         Menghindari pola makan yang berlebihan yang tinggi lemak atau tinggi garam
·         Olah raga secara teratur
·         Hindari obesitas dan stres
Penderita stroke dapat diobati dengan cara terapi, obat-obat yang bersifat alami atau herbal.


Sumber : Buku Biologi SMP






Catatan : Supaya lebih sopan, silahkan beri komentar anda di bawah :)

1 komentar :